Bola ubi madoo, berbentuk seperti bola tenis, bulat namun agak sedikit kecil dan kopong. Bola ubi madoo dibuat dari ubi cilembu madu yang terkenal sangat manis. |






![]() | Today | 10 |
![]() | Yesterday | 27 |
![]() | This week | 136 |
![]() | Last week | 183 |
![]() | This month | 564 |
![]() | Last month | 718 |
![]() | All days | 15911 |
Your IP: 38.107.179.219
,
Today: Feb 23, 2012
Tanya Jawab
- Sejak kapan Bola Ubi Madu berdiri? Dimana lokasinya?
Bola ubi madoo didirikan di Tangerang pada bulan Januari 2010, saat ini semua lokasinya berada di Tangerang, tepatnya saat ini ada 4 booth yang sudah berdiri, yaitu:
- Di depan Roti Bakar 88, Tangerang,
- Di daerah Pasar Lama, Tangerang,
- Di Foodcourt Villa Permata, Lippo Kaawaci
- Pasar Modern BSD
Rencananya akan buka 2 booth lagi di Salsa Food City, Gading Serpong dan Puri Indah. - Jelaskan, bagaimana latar belakang dan sejarah usaha ini didirikan? Mengapa diberi nama Bola Ubi Madu?
- Bagaimana Anda memulai bisnis ini? Sebelumnya, apakah mempunyai pengalaman terkait dengan bisnis ini
- Apakah alasan, hingga Anda masuk ke bisnis ini?
Alasan saya terjun ke bisnis ini adalah karena saya melihat prospek yang sangat bagus di bisnis ini, beberapa hal yang mendukung prospek bisnis ini adalah:
- Rasa bola ubi madoo yang yang enak dan garing.
- Proses penggorengan yang unik, merupakan suatu daya tarik tersendiri
- Saat ini bola ubi madoo belum dikembangkan secara maksimal (hanya terdapat di kota Bandung), saya ingin mengembangkan bola ubi madoo sehingga seluruh penduduk Indonesia dapat menikmatinya
- Bola ubi madoo tidak ada isinya (alias kopong), sehingga tidak membuat kenyang, tetapi sensasi kenyal dan kopongnya membuat orang ketagihan untuk memakannya, sehingga pada setiap pembelian orang dapat membeli dalam jumlah banyak. (satu orang tidak akan cukup dengan satu buah saja, kecenderungannya akan membeli 3 – 5 buah untuk setiap orang)
- Apa keunggulan Bola Ubi Madu? Apa saja keunikannya?
- Apa saja produk yang dijual? Berapa harganya?
- Bagaimana persaingannya? Apakah sudah banyak usaha sejenis ini?
- Bagaimana Potensi bisnisnya, apakah cukup besar? Seberapa besar peluang suksesnya? Berdasarkan hal – hal yang telah diungkapkan diatas, kami yakin potensi bisnis ini sangat besar dan juga peluang suksesnya besar, mengingat tidak ada pesaing di bisnis ini.
- Mengapa anda memfranchisekan/ membuka peluang usaha bisnis ini? Karena peluang bisnisnya sangat besar, mengingat saat ini bola ubi madoo belum dikembangkan secara maksimal (hanya terdapat di kota Bandung),
- Lalu, bagaimana prospek bisnis ini? Apakah Anda yakin bisnis ini berprospek? Berdasarkan hal – hal yang telah diungkapkan diatas, kami yakin potensi bisnis ini sangat besar dan juga peluang suksesnya besar, mengingat tidak ada pesaing di bisnis ini.
- Bagaimana kinerja bisnis ini? Berapa jumlah cabangnya saat ini? Dimana saja? Berapa milik mitra?
Saat ini semua lokasinya berada di Tangerang, tepatnya saat ini ada 4 booth yang sudah berdiri, yaitu:
- Di depan Roti Bakar 88, Tangerang,
- Di daerah Pasar Lama, Tangerang,
- Di Poris Indah
- Di Foodcourt Villa Permata, Lippo Kaawaci
- Berapa omzet perbulan dari setiap gerainya?
- Berapa investasi bisnis ini? Apa saja rinciannya? Berapa lama BEP dan ROI-nya, jika investor berinvestasi di bisnis ini?
- Seperti apa konsep franchise/ kemitraan yang anda tawarkan kepada calon franchisee/inevestor? Bagaimana manual atau panduan bisnisnya? Konsep kerjasama yang kami tawarkan berbentuk kemitraan dimana kami akan menyediakan bahan baku serta pelatihan kepada mitra. Kami tidak memungut royalty kepada mitra.
- Bagaimana supportnya? Apa saja? Support yang kami berikan berupa supply bahan baku dan juga pelatihan bagi mitra.
- Siapa pendiri usaha ini? Posisi pendiri di bisnis ini sekarang seperti apa? Ruang lingkup kerjanya? Usaha ini didirikan oleh saya sendiri, Saat ini kami telah memiliki 4 booth dan rencananya akan tambah 2 booth lagi.
- Target Tahun ini? Jabatan Anda di bisnis ini? Kami akan mulai mengembangkan usaha ini dengan konsep kemitraan. Target kami adalah untuk mencapai setidaknya 30 booth pada akhir tahun ini. Untuk tahap awal kami akan fokus untuk mengembangkan kemitraan di daerah JADEBOTABEK dan sekitarnya.
Bola ubi madoo berasal dari kota Bandung, di kota asalnya bola ubi madoo sangat digemari karena bentuknya yang unik seperti bola tennis tapi kopong dan rasanya yang enak dan garing.
Diberi nama Bola ubi madoo karena bahan dasarnya adalah bola ubi madu (ubi cilembu) yang terkenal sangat manis.
Mulanya saya tertarik untuk terjun ke bisnis ini karena tertarik dengan proses penggorengannya yang unik dan rasanya yang enak. Di dalam pembuatannya, adonan bola ubi madoo dipulung – pulung sebesar kelereng besar, lalu di goreng di dalam minyak, setelah agak membesar, diangkat lalu digoreng lagi sambil ditekan – tekan dengan menggunakan sendok khusus. Yang unik adalah pada saat bola ubi ditekan – tekan dengan sendok khusus, bola ubi madoo akan melembung, hal ini diulang – ulang sampai bola ubi madoo sebesar bola tenis dan garing.
Sebelumnya saya sudah berpengalaman di bisnis makanan, saya memiliki gerai roti bakar 88, saat ini kami sudah memiliki 2 cabang roti bakar 88, 1 di daerah Pasar Lama, Tangerang dan 1 di BSD
Sama dengan jawaban no. 3 dan 4
Saat ini bola ubi madoo hanya ada satu jenis. Harga jualnya berkisar antara Rp 1.250 – Rp 2.000 per buah, disesuaikan dengan daya beli masyarakat sekitar dan biaya sewa tempat
Menariknya, saat ini bola ubi madoo belum dikembangkan secara maksimal (hanya terdapat di kota Bandung), sehingga saat ini kemitraan dengan kami merupakan satu – satunya di Indonesia.
Dengan demikian prospeknya sangat baik, karena bisa dibilang tidak ada persaingan untuk bisnis ini.
Visi kami adalah ingin mengembangkan bola ubi madoo sehingga seluruh penduduk Indonesia dapat menikmatinya dan mengangkat harkat bola ubi madoo sehingga dapat dianggap sebagai salah satu makanan khas Indonesia
Belum ada booth milik mitra karena kami baru akan membuka kerjasama pada bulan Juni 2010 nanti
Saat ini per boothnya dapat menjual 200 – 350 buah per hari dengan harga jual per buahnya Rp 1,250 atau omset sekitar Rp 250 ribu – Rp 500 ribu per booth per hari.
Saat ini kami masih belum mendirikan booth di luar Tangerang karena keterbatasan sumber daya manusia. Kami yakin di kota besar seperti Jakarta, penjualan di atas 500 buah per booth per hari bukanlah suatu hal yang sulit.
Investasi yang dibutuhkan untuk menjadi mitra bola ubi madoo sebesar Rp 15 juta. Dengan investasi tersebut, yang akan didapatkan adalah:
1. Booth dengan desain menarik
2. 1 set perlengkapan lengkap
3. Bahan baku awal
4. Pelatihan karyawan
5. Seragam
6. Banner
Dengan investasi sebesar itu, diharapkan investor akan balik modal dalam waktu 5 – 7 bulan. Perincian perhitungan BEP adalah sebagai berikut:
Analisa keuntungan:
Investasi : Rp 15.000.000
Omset per bulan* : Rp 7.500.000 (200pcs@ Rp 1.250 x 30 hari)
Pemakaian bahan baku : Rp 3.600.000
Minyak goring dan gas elpiji : Rp 300.000
Gaji karyawan : Rp 1.000.000
Sewa tempat : Rp 500.000
Total pengeluaran : Rp 5.400.000
Laba bersih : Rp 2.100.000
BEP : 5 -7 bulan
Di dalam proses penggorengan bola ubi, diperlukan teknik khusus untuk membesarkan bola ubi madoo dan membuatnya menjadi kopong. Dengan demikian, kami akan memberikan pelatihan kepada mitra kami. Pelatihan akan dilakukan di Tangerang, untuk itu, kami minta mitra yang tertarik untuk mencari terlebih dahulu karyawan yang nantinya akan dilatih.








